Kamis, 17 Februari 2011

budidaya jamur tiram











Sebelum bulan Ramadhan kemarin bagian Litbang Pondok Assalafiyyah mencoba ikut-ikutan budidaya Jamur Tiram. Dengan membeli 200 Baglog siap panen dari AGROMANDIRI Jalan Kaliurang 24 KM (Kira-kira, lupa jaraknya..) dengan harga Rp. 1.300 per baglog (plastik wadah media jamur tumbuh dan siap dipanen).

Setelah menunggu dua bulanan, di saat Romadhon akhir panen raya dilakukan, setiap hari memetik kurang dari 3 Kg jamur siap dimasak. Banyak yang membeli dengan harga berani, Rp. 8.000,- per Kilogramnya.

CARA BUDIDAYA JAMUR TIRAM ADALAH SBB:

PERSIAPAN ALAT
1.Drum bekas untuk sterilisasi
2.Spatula(batangan besi stainless steel)
3.Spiritus(untuk api bunsen)
4.Alkohol 70% atau 90%
5.Kapas /koran bekas
6.Kompor gas/kayu bakar
7.Plastik anti panas
8.Karet gelang
9.Pralon/batang bambu diameter 1″
PERSIAPAN BAHAN
1.Bibit F2/F3 jamur tiram putih
2.Serbuk gergaji kayu albasia/selain pinus dan jati tua
3.Tepung jagung(tidak pakai nggak apa-apa)
4.Kapur bangunan/dolomit
5.Bekatul/dedek
6.Air dengan PH normal
7.Pupuk TSP

LANGKAH AWAL PEMBUATAN MEDIA SEMAI(BAGLOG)

Pertama-tama serbuk gergaji atau kalau kira-kira sudah halus dan tidak ada sampah atau potongan kayu,pengayakan tidak perlu.Campurkan bekatul/dedek,kapur dengan perbandingan serbuk,dedak(5%-10%),kapur(5%),pupuk TSP(1%) tambahkan tepung jagung bila ada untuk tambahan nutrisi.Bahan diaduk rata dan dicampur air dengan PH normalsebanyak 40%-60% dari berat kering media lalu komposkan/fermentasikan selama -\+3 hari secara anaerob(kedap udara).Setelah pegomposan selesai media dimasukkan kedalam plastik anti panas berukuran 18×30 cm lalu padatkan dan di bagian ujung plastik di beri pralon/bambu lalu di sumpal dgn kertas koran.kemudian tutup dan ikat dengan plastik agar air tidak masuk ke dalam media saat sterilisasi.

PROSES STERILISASI

Setelah media selesai di logging masukkan ke dalam drum yang sudah di modifikasi dengan cara menambah angsang setinggi -/+ 15 cm dari dasar drum setelah itu beri air dan masukkan media kedalam drum(Biasanya 1 drum berkapasitas 60 media) lalu siapkan kompor gas 3kg atau kayu bakar tergantung mana yang menurut anda lebih praktis dan ekonomis.sterilisasikan selama 8-10 jam lalu biarkan dingin secara alami keesokan harinya tanpa membuka tutup drum.

PROSES INOKULASI(PENANAMAN)

Setelah media(baglog) dingin sesuai suhu kamar,inokulasikan bibit F2/F3 jamur tiram putih(disarankan memakai bibit F2 karena pertumbuhan lebih kuat dan cepat)korek bibit memakai spatula yang sudah di oles dengan alkohol dan di bakar dengan api spiritus(bunsen) lalu diamkan selama 3 detik lalu korek bibit supaya hancur lalu tuang perlahan ke dalam media(buka plastik,dan koran) lalu tutup kembali dengan koran tadi.Disarankan inokulasi dilakukan di ruang inokulasi atau di tempat yang tidak banyak hembusan angin untuk menghindari kontaminasi.

PROSES INKUBASI (PENYIMPANAN)

Setelah inokulasi selesai,baglog di inkubasi(di simpan) diruang inkubasi atau ditaruh saja di tempat yang bersih tetapi harus agak gelap.bisa juga langsung di susun di kumbung(rumah jamur).perhatikan selama kurang lebih 1minggu,jika diujung baglog terdapat rajutan benang putih seperti kapas yang di sebut miselia berarti anda berhasil dan tinggal menunggu 40-60 hari sampai miselia penuh 100%.

PEMBUKAAN BAGLOG

Setelah 40-60 hari miselia penuh 100% segera buka ujung bagian depan dan belakang baglog lalu siram dengan spray halus(semprotan burung).Jaga suhu di kisaran 15-22 derajat celcius dan kelembapan 80-90 %.suhu dan kelembapan bisa di peroleh dengan pengabutan dng sprayer halus dan lebih efektif jika di pasang karung goni di tiap dinding kumbung dan di siram air.jangan lupa juga menyiram tanahnya.

PANEN JAMUR

7-15 hari setelah pembukaan baglog akan keluar bakal buah sebesar jarum pentul dan akan terus membesar setelah 3 hari kemudian dan harus segera di petik.1 baglog bisa menghasilkan minimal 400 -600 gram jamur.Nutrisi,kebersihan,kelembapan sangat berpengaruh terhadap hasil.analisa jika anda memproduksi 2ooo media anda bisa memanen -\+ 5-10 kg jamur tiram putih perhari selama siklus 4-5 bulan.

The Oyster mushroom, or Pleurotus ostreatus, is a common edible mushroom. Long cultivated in Asia, it is now cultivated around the world for food. It is related to the similarly cultivated "king oyster mushroom". Oyster mushrooms can also be used industrially for mycoremediation purposes. The Oyster mushroom may be considered a medicinal mushroom due to the fact it contains statins such as lovastatin which work to reduce cholesterol. (Wikipedia)

JAMUR GORENG.
Bahan : 1/2 kg jamur tiram segar, tepung terigu secukupnya, 1 bh telur.
Bumbu : merica, bawang putih, garam, penyedap rasa.
Cara memasaknya :
Jamur dicuci dan potong kecil-kecil (disuwir-suwir agak besar) kemudian diperas.
Bumbu ditumbuk sampai halus kemudian dikocok dengan telur.
Jamur dimasukan sedikit demi sedikit kedalam tepung.
Goreng jamur dengan sesekali diaduk sampai matang.
Tiriskan jamur goreng sampai minyak yang masih ada hilang.
Jamur goreng siap disajikan dengan saus tomat, saus sambal atau sambal yang lain dengan lalapan.

OSENG - OSENG JAMUR.
Bahan : 1/2 kg jamur tiram segar, 2 batang daun prey, 3 bj cabe merah besar.
Bumbu : bawang merah, bawang putih, jahe dan lengkuas, penyedap rasa, garam, gula, mentega.
Cara memasaknya :
Jamur, daun prey, dan cabe merah besar dicuci dan potong miring kecil-kecil.
Bila suka pedas bisa ditambahkan dengan cabe rawit.
Bawang merah, bawang putih, jahe dang lengkuas dipotong-potong miring.
Bumbu digoreng setengah matang dengan mentega atau minyak goreng.
Masukan daun prey, dan cabe merahnya sampai harum baunya.
Masukan jamur ke dalam penggorengan dan aduk sampai rata dan matang.
Oseng - oseng jamur siap disajikan dengan bawah merah goreng.

KERIPIK JAMUR TIRAM.
Bahan : 1 kg jamur tiram segar, 1 butir telur, tepung terigu secukupnya.
Bumbu :ketumbar, 1/2 sendok teh baking powder, bawang putih, garam.
Cara memasaknya :
Jamur dicuci dipotong miring kecil - kecil (disuwir-suwir) dan diperas.
Semua bumbu dihaluskan dan diaduk dengan telur. Masukkan jamur kedalam bumbu.
Masukkan jamur sedikit demi sedikit ke dalam tepung terigu sampai rata.
Goreng jamur yang telah dibungkus oleh tepung sampai matang.
Keripik jamur siap disajikan.

TIM JAMUR.
Bahan : 1/2 kg jamur tiram segar, 1/4 kg daging ayam kampung.
Bumbu :bawang putih, daun prey, jahe, penyedap rasa (bila perlu), garam, gula.
Cara memasaknya :
Ayam dicuci dan dipotong sesuai selera dan direbus beserta jahe.
Jamur dicuci dandipotong (disuwir-suwir).
Bawang putih dan daun prey dipotong-potong dan digongso.
Setelah daging ayam lunak, bumbu yang telah digongso dimasukan, dan kemudian jamur dimasukan sampai matang.
Tim jamur siap disajikan dengan bawang merah goreng.

DADAR JAMUR.
Bahan : 1/2 ons jamur segar, 2 butir telur.
Bumbu : daun prey, cabe merah, bawang merah, bawang putih, penyedap bumbu (bila diperlukan), garam, mentega.
Cara memasaknya :
Jamur dicuci dan diperas spy kadar air tdk terlalu tinggi dan kemudian dipotong kecil-kecil.
Semua bumbu dipotong kecil-kecil.
Bumbu dan jamur dicampur dengan telur dan diaduk sampai rata.
Panaskan mentega di dalam penggorengan.
Masukan adonan ke dalam penggorengan sampai masak.
Dadar jamur siap disajukan.

SUP JAMUR.
Bahan : 1/4 kg wortel, 1/4 kg brokoli, 1 ons kapri, 1/4 kg jamur tiram segar, 1/4 kg daging ayam.
Bumbu : bawah merah, bawah putih, merica, penyedap rasa (bila diperlukan), garam dan gula.
Cara memasaknya :
Wortel, brokoli, kapri dan jamur dicuci dan potong kecil-kecil sesuai selera.
Semua bumbu ditumbuk halus.
Wortel direbus sampai lunak.
Brokoli dan kapri dimasukkan.
Bumbu yang sdh halus dimasukan.
Masukan jamur ke dalam adonan, aduk sampai rata dan sampai matang.
Sup jamur siap disajikan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar